Facebook Twitter Google RSS

Thursday, September 3, 2015

Mahasiswa KKN Unsyiah Tinggalkan Gampong Dayah Keurako

Unknown     2:43 PM  No comments

Mahasiswa KKN Unsyiah P278 berpose bersama dengan
 masyarakat pada acara perlombaan
Sigli – Setelah pengabdian  selama satu bulan  dalam rangka kuliah kerja nyata (KKN) akhirnya mahasiswa  KKN P278 Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh meninggalkan gampong Dayah Keurako yang merupakan tempat mereka mengabdi dan kembali ke kampus.

Perpisahan Mahasiswa KKN P278 dilaksanakan pada Rabu malam 2 Sepetember 2015 di halaman gampong Dayah Keurako. Acara yang berlangsung mulai pukul 20.30 Wib di awali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Alqur’an, Shalawan Nabi, Sambutan Ketua kelompok KKN, sambutan Keuchik gampong, Penyampaian kesan dari keseluruhan peserta KKN, dan juga di hiburkan dengan qasidah – qasidah berlafas islam yang di nyanyikan oleh anak – anak gampong Dayah Keurako.

Tak hanya itu, peserta KKN P278 juga tak kalah saing dengan anak – anak gampong Dayah Keurako, mereka juga menyumbang beberapa lagu dimalam perpisahan itu, diantaranya lagu Maher Zain di nyanyikan oleh Putri rahmayanti mahasiswa tehnik sipil, dan juga banyak lagu lainnya yang dinyanyikan oleh mereka.

Ketua kelompok mahasiswa KKN P278, Fadhillah dalam sambutannya mengucapan terimakasih kepada seluruh masyarakat Dayah Keurako yang telah menerima mereka selama ini. Dan mereka juga sangat berkesan selama KKN di tempat tersebut dengan bertambahnya pengalaman – pengalaman baru yang tidak pernah mereka dapatkan di kampus.

“Teurimong geunaseh keu mandum masyarakat gampong Dayah keurako. Kami sangat bangga dan senang ketika masyarakat disini menerima kami untuk mengabdi ditempat ini, banyak ilmu – ilmu dan pengalaman yang kami dapat disini. Kami juga memohon maaf sebesar – besarnya bila ada kata kami, sikap kami yang tidak berkenan di hati bapak dan ibu, kami menyadari banyak kekurangan selama disini, tapi inilah yang dapat kami berikan kepada masyarakat disini, terutama buat adek – adek kami,” ujar mahasiswa teknik industry.

Acara perpisahan yang mengagetkan mereka saat hadir di halaman meunasah gampong, segala persiapan dilakukan oleh pemuda gampong tersebut, baik pemasangan tenda, menyusun kursi dan memasang soun system serta mengumumkan kepada seluruh masyarakat gampong untuk hadi ke meunasah.

“Kami tidak menyangka acara perpisahan kami seperti ini, sama sekali tidak menduga hingga besar seperti ini, kalau seperti ini persis sama seperti acara maulid besar, serba lengkap Cuma yang kurang pendakwahnya saja,” kata Fadhil.

Keuchik gampong Dayah Keurako Syarifuddin Is, dalam sambutannya mengatakan, kami juga sangat berterimakasih kepada anak – anak kami, yaitu mahasiswa KKN dari Unsyiah yang sudah mengabdi ditempat kami. Kami juga memohon maaf bila ada kata dan sikap kami yang tidak berkenan di hati anak – anak kami semua, karna kami juga masyarakat gampong yang rendah pendidikannya, kemudian dari segi tempat kami juga memohon maaf, mungkin hanya itu yang bisa kami sediakan.

Syarifuddin juga memberi semangat kepada para peserta KKN di Gampong tersebut agar terus berjuang di dalam pendidikan agar sukses semua. Terkait nilai untuk peserta KKN, Syarifuddin tidak pilih kasih.

“Masalah nilai Alhamdulillah saya berikan bagus – bagus semua, karna saya tidak meng anak tiri dan kandung kan, bagi saya kalian sama semua,” kata Syarifuddin.

Di akhir sambutan Keuchik Gampong Dayah keurako ditutupi dengan panton yang mencantumkan nama kuta raja, dan di apresiasi oleh ratusan pengunjung yang hadir pada acara itu.

Setelah sambutan Keuchik, di hiburlah dengan qasidah yang dinyanyikan oleh Zahra, Ahyar, fandi, Nurul, Nadia, Putri, Annisa, dan juga semua peserta KKN. Namun yang paling menarik disitu, Arrahman selaku mewakili kepala dusun juga turut menyumbang dua lagu lama hingga menghipnotis semua pengunjung tertawa lebar.

Ahkhir dari qasidah dilanjutkan dengan penampilan album kegiatan selama satu bulan mengabdi di gampong Dayah Keurako yang di sorot dengan infocus yang telah disediakan oleh pemuda gampong.

Penjelasan tentang album kegiatan tersebut langsung di pandukan oleh pembawa acara yaitu Rudiloca. Di penghujung acara perpisahan tersebut di tutup dengan doa yang di baca langsung oleh Tgk Harun.

Amatan suaraunigha di tempat kegiatan sempat terjadi macet arus lalu lintas dikarnakan para pengunjung dari desa lain juga banyak yang duduk di atas motor miliknya akibat di halaman menasah sudah penuh.


Dengan berakhirnya doa, maka berakhir pula acara tersebut pada pukul 23.30 Wib.

, , ,

Unknown


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Naveed →

0 komentar :

Text Widget

Recent news

About Us