Facebook Twitter Google RSS

Monday, September 1, 2014

Kronologis Hilangnya Jupiter MX Di Gelanggang Mahasiswa Unsyiah

Unknown     12:34 PM  No comments

Unsyiah hilang motor
Gambar Ilustrasi Jupiter MX (Sumber google)
Banda Aceh - Musibah yang menimpa mahasiswa Universitas Jabal Ghafur (Unigha) Sigli di gedung Gelanggang mahasiswa Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), yaitu hilangnya sepeda motor Yamaha Jupiter MX dengan nomor polisi BL 3982 PQ, milik Mujiburrahman, hingga saat ini belum ditemukan.

Mujiburrahman bersama kawannya Rudi Hermawan berangkat dari Sigli pada Jum,at malam untuk mengikuti pelatihan workshop "Jurnalisme Lingkungan " yang diadakan oleh unit kegiatan mahasiswa (UKM) pers Detak Unsyiah pada hari Sabtu, 30 Agustus 2014 di Aula Gedung Gelanggang Mahasiswa Unsyiah.

Kegiatan workshop tersebut  bekerja sama antara UKM pers Detak Unsyiah dengan Mongabay Indonesia. Acara yang berlangsung mulai pukul 09:00 - 16:00 WIB itu, bertajuk tema " Setapak Goes To Campus " di isi oleh pemateri Chik Rini (Kontributor Mongabay), Akhyari (Koordinator Sosial Media Mongabay) Chaideer Mahyuddin ( Fotografer Agence France-Presse/ AFP).

Setelah acara selesai, Muji dan kawannya Rudi tidak langsung balik kanan meninggal Gelanggang. Namun, Muji dan kawannya itu masih bertahan di gedung Gelanggang tersebut. Muji beristirahat sejenak di sekretarian Mapala Leuser Unsyiah, karna ia merupakan salah satu anggota dari Mapala Jabal Everest Unigha Sigli.

Sedangkan kawannya Rudi, ia beristirahat di sekretariat UKM Pers Detak Unsyiah yang bertempat di lantai dua, sedangkan sepeda motor miliknya Muji awalnya di parkir di depan sekretarian Mapala Leuser yang bertempat di bawah (lantai I) gedung gelanggang Mahasiswa Unsyiah.

Pada Sabtu malam, sekira pukul 20:00 WIB, Muji di ajak kawan - kawan Mapala Leuser untuk keluar ke warung kopi di Banda Aceh. Berhubung ada kawannya (Rudi) di sekret UKM Pers Detak, Muji menyerahkan kunci motornya kepada kawannya, siapa tau nanti kawannya nyusul di belakang ketempat mereka nongkrong.

Sekira pukul 21:00 WIB sepeda motor miliknya Muji sempat di pinjam pakai oleh Beni untuk membeli rokok. Beni dapat izin dari Rudi untuk memakai kereta, karna Muji sudah pergi dari tadi. Beni itu salah satu adik dari mantan anggota Detak, ia numpang tinggal di Detak sambil mencari kos nya untuk tempat tinggal.

Tak lama kemudian, Beni kembali pulang setelah membeli rokok, dan keretanyapun diparkirkan pada tempat yang sama, yaitu di depan sekretariat Mapala Leuser. Lantas tak lama setelah Beni menyerah kunci kepada Rudi, si Rudi mendapat SMS dari Muji yang hasilnya "Kita harus pulang malam ini, karna besok ada rapat UKM - red". Membaca SMS tersebut Rudi langsung membalas "ok".

Mengingat ada janjian dengan Teuku Syahwal, Rudi langsung menemuinya di Ulee Kareng, karna pada sorenya Rudi dan Muji sempat bertemu dengan Teuku Syahwal di depan gedung Gelanggang. Pertemuan singkat tersebut hanya untuk dikasih sertifikat punya pak Taufik Abdullah dan Teuku Syahwal yang Rudi bawa dari Sigli.

Teuku Syahwal sempat mengajak Rudi dan Muji untuk ngopi, hal tersebut di tolak oleh mereka berdua karna baru saja selesai pelatihan, yang intinya sudah makan minum pada pelatihan. Karna gak jadi ngopi, ahirnya Teuku Syahwal berpesan " nanti kalau mau pulang kasih tau abang ya". ujarnya Teuku Syahwal.

Sebelum ke Ulee Kareng, Rudi terlebih dahulu kasih tau Teuku Syahwal bahwa sebentar lagi mereka akan balik ke Sigli karna besok ada rapat UKM kata Muji lewat SMS kepada Rudi. Tak lama kemudian Teuku Syahwal menelpon Rudi untuk menemuinnya dan sekaligus di kasih makan. Ditengah perjalanan Rudi sempat kasih tau Muji bahwa ia lagi ke Ulee Kareng. Muji juga memberi tau Rudi kalau mereka ada di Solong dekat Hermes.

Saat tiba di Ulee Kareng, teuku Syahwal menanyakan si Muji, " Kawanmu mana?" kok gak kamu bawa kesini? dia lagi di Solong bang, sama kawannya anak Mapala Leuser, jawabnya Rudi.

Rudi ditawarin makan sama Teuku, disitu ia tidak menolakknya lagi. selesai makan, Ia dikasih uang untuk BBM pulang ke Sigli. Setelah itu, Rudi kembali lagi ke gelanggang komplel pelajar mahasiswa (Kopelama) Unsyiah. sepeda motor yang dikendarainya itu diparkir lagi ditempat semula ia mengambil pertama.

Kemudian Rudi menuju ke lantai II, ke sekret Detak. Ditempat parkirnya sepeda motor kelihatan sangat sepi, karna semua anak Mapala Leuser keluar semua untuk menonton bola, termasuk Muji. setelah sampai di sekret Detak Rudi langsung main laptop kembali, karna saat ia ke Ulee Karenng, Laptonnya gak di turn Off.

Sekira lima menit rudi berhadapan dengan laptop, kemudian ia mengambil hanphone untuk SMS Muji bahwa ia sudah balik dari Ulee Kareng, ia memberitahu Muji bahwa menunggunnya di Gelanggang, karna sudah janjian pulang malam itu. SMS terus berjalan hingga saling balas membalas. Disaat Rudi menanyakan kapan kita balik ke Sigli, Muji mebalas sebentar lagi, tunggu habis bola dulu.

Kemudian setelah SMS berjalan terus, ahirnya Muji menelpon Rudi, dia tak lagi SMS. Disitulah Rudi menanyakan sepeda motor miliknya itu, apakah aman jika di tempat parkir itu? Muji menyuruh Rudi untuk melihatnya (chek). Setelah pembiacaraan diputuskan,  Rudi menanyakan kepada kawan - kawan di Detak. Gimana kalau kereta di luar, mereka memberi solusi untuk di masukin kedalam saja karna gak ada orang di luar.

Bangun Rudi dari tempat duduknya langsung bergegas ke tempat parkir, dan melihat keadaan sepi kali, dan mencurigakan, sepertinya ada orang yang mengintai motornya Muji. Rudi cepat - cepat memindah motornya Muji kedalam ruangan Gelanggang, tepatnya di bawah tangga naik ke lantai dua. Disitu juga terdapat beberapa sepeda motor yang terparkir. Rudi mengira sudah  aman karna motornya Muji sudah bersama motor lain berparkir di bawah tangga sambil menunggu pulanggnya Muji.

Sampai di atas, Rudi tak lama menatap laptop ahirnya ketiduran bersama kawan - kawan Detak. Muji tiba di sekret Mapala Leuser sekira pukul 02:00 WIB, dan menelpon Rudi, menanyakanya, mendengar suara Rudi yang sedang ketiduran, ahirnya Muji memutuskan pulang besok paginya.

Pada malam itu, Muji dan kawan - kawan Mapala juga tidak tidur langsung setelah pulang nonton bola, mereka melanjutkan nongkrong hingga pukul 03:30 di depan sekret. Mereka tidak teringat dengan kereta, dikiranya sudah aman, dan tidak ia chek lagi. Sekret Mapala dengan sekret Detak memang tidak jauh, cuma beberapa meter, bedanya hanya Mapala di bawah dan Detak di lantai II.

Pas paginya, tepatnya Minggu 31 Agustus 2014, Muji SMS Rudi menanyakan sudah bangun  serta mandi. Rudi juga menanyakan sebaliknya. setelah SMS san Rudi langsung ke kamar mandi, Muji juga langsung nyusul dibelakang. Pada saat Muji ke atas, Muji tidak melihat keretannya, dia langgsung ke atas. setelah selesai mandi Rudi menyiapkan semua barangnya dan kemudian salam - salaman dengan kawan - kawan di Detak. 

Sambil turun ke bawah bersama Muji, Rudi mengambil kunci motor di dalam kantongnya, pas tiba di tempat parkir di bawah tangga, Rudi dan Muji melihat tidak ada lagi motornya. Rudi menanyakan sama Muji, "mana motornya?" gak tau kata Muji. Serius kamu? tanya Rudi lagi. Ya jawabnya.

Rudi balik lagi ke atas menanyakan sama kawan - kawan Detak, ada liat motor kami? Eh tidak, kami kan sama Rudi tidur, kemana emang motor dan dimana kamu taruh? tanya mereka. Aku menaruhnya disamping motor kalian juga. Semuanya panik dan langsung turun kebawah mencarinya. Semuanya keliling gelanggang untuk mencarinya. Disitulah mereka baru tau kalau motor milik Muji hilang di curi pada malam itu.

Kasus pencurian ini sudah dilapor ke kapolsek Darussalam. Hinggga tulisan ini diturunkan, dan sudah dua hari dalam pencarian belum kedapat atau belum ada kabar di mana keberadaannya sekarang. Bagi anda yang melihat atau menemukannya, mohon segera menghubunginya di kontak person 082367576200 (RUDI) 085260823120 (MUJI).

Ciri - cirinya :
bewarna merah marun
BL 3982 PQ
Topeng depan bewarna Hitam
di body ada stiker TCH.

Terimakasih.

Unknown


Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit. Ut odio. Nam sed est. Nam a risus et est iaculis adipiscing. Vestibulum ante ipsum faucibus luctus et ultrices.
View all posts by Naveed →

0 komentar :

Text Widget

Recent news

About Us