Facebook Twitter Google RSS
Showing posts with label inggris. Show all posts
Showing posts with label inggris. Show all posts

Saturday, February 14, 2015

Lagi, Wenger canangkan target finish 4 besar

Unknown     1:13 AM  No comments
Manajer Arsenal, Arsene Wenger mengklaim setiap laga Premier League yang tersisa memiliki arti yang sangat penting guna mengamankan satu tempat ke Liga Champions musim depan.

Berbeda dengan musim lalu, Arsenal kini harus bertarung sangat keras untuk bisa finish di posisi 4 besar. Selain harus melewati Manchester United dan Southampton, The Gunners juga harus mewaspadai ancaman dari Liverpool dan Tottenham Hotspur.

"Target kami secara umum adalah untuk finish di posisi 4 besar, kemudian memenangkan trofi." tutur Wenger.

"Kami ingin selalu berada di Liga Champions dan musim ini hal itu akan sangat sulit. Lihatlah papan klasemen, perbedaan poinnya sangat tipis." pungkasnya.

Sunday, February 1, 2015

Diego : Saya Bukan Malaikat

Unknown     8:50 AM  No comments
Getty Images/Julian Finney



London - Diego Costa merasa tak bersalah meski dia dijatuhi hukuman karena dianggap mengasari pemain lawan. Striker Chelsea itu juga tak akan pernah mengubah gaya mainnya yang agresif.


Costa dilarang tampil pada tiga pertandingan lantaran dianggap secara sengaja menginjak engkel Emre Can. Insiden itu terjadi ketika Chelsea menghadapi Liverpool di leg kedua semifinal Piala Liga Inggris, Selasa (27/1/2015) lalu.


Hukuman ini membuat Costa tidak bisa dimainkan saat The Blues menjalani duel sengit dengan Manchester City di Stamford Bridge, Sabtu (31/1/2015). Dua laga lain yang akan dilewatkan oleh penyerang timnas Spanyol itu adalah lawatan Chelsea ke Aston Villa (7/2) dan perjamuan terhadap Everton (11/2).


Costa mengaku tak punya maksud untuk mencederai Can. Meski begitu, dia menerima hukuman yang sudah dijatuhkan kepadanya. Dia juga menyebut dirinya bukanlah malaikat.


"Sejauh apa yang terjadi pada hari Selasa lalu, hal utamanya adalah ketika saya pulang saya bisa pulang dan saya bisa tidur dengan mengetahui bahwa saya tak melakukan suatu kesalahan karena saya tak pernah bermaksud melakukannya dan itu tidak disengaja," kata Costa kepada Daily Telegraph.


"Anda bisa melihatnya dengan jelas lewat video. Tapi, ini adalah hukuman. Saya harus menerimanya. Tentu saja saya merasa sedih karena saya tak bisa membantu tim, tak bisa bermain. Tapi, saya harus menerimanya dan menghormatinya," imbuh mantan pemain Atletico Madrid ini.


"Saya tidak sedang mengatakan saya adalah malaikat. Saya bukan malaikat. Anda bisa melihatnya. Tapi, setiap kali bermain, saya akan main dengan cara yang sama karena itulah cara saya. Itulah yang harus saya lakukan untuk mendukung keluarga saya. Itulah roti dan mentega saya," kata Costa.


"Itu juga yang harus saya lakukan untuk klub ini dan untuk fans klub ini, untuk para suporter, dan untuk semua orang yang terlibat di klub ini," lanjutnya.


Costa sekali lagi menegaskan bahwa dia memang agresif di atas lapangan, tak takut berduel atau beradu fisik dengan pemain lawan. Dia pun tak akan mengubah gaya setelah hukumannya selesai.


"Di atas lapangan saya akan selalu seperti itu. Itulah karakter saya dan saya akan selalu beradu dan beradu -- selalu. Saya adalah orang yang berbeda di luar lapangan, seperti yang bisa Anda lihat, tapi di atas lapangan saya tak akan berubah," katanya.


"Dan saya ingin mengatakan hal ini lagi: Anda bisa melihat video dan menginterpretasikannya semau Anda. Tapi, saya tahu ketika saya pulang saya bisa tidur nyenyak karena saya tahu saya tak sengaja melakukannya," kata Costa.


Costa adalah top skorer Chelsea pada musim ini. Dia sudah mengemas 17 gol dalam 19 pertandingan Liga Primer Inggris.

(sumber: sport.detik.com)

Sunday, April 27, 2014

Ryan Giggs Terpilih Sebagai Manajer smentara MU

Unknown     7:59 AM  No comments
Pertandingan ini mungkin 'hanya melawan Norwich', tapi manajer baru di Old Trafford memenuhi janjinya untuk menyuntik semangat baru bagi Manchester United yang sudah babak belur dikalahkan Stoke, West Brom, Swansea, dan Sunderland musim ini.
Penampilan pertama Ryan Giggs sebagai manajer cukup mengesankan dengan hasil 4-0, membuat manajer Norwich Neil Adam harus menghadapi ancaman degradasi. Wartawan BBC Andy Cryer di Old Trafford melaporkan, ketika Giggs muncul dari lorong, lebih dari 70.000 pendukung kompak berdiri untuk menyambutnya.
Semua tanda-tanda masa 10 bulan Moyes sudah pergi. The Chosen One' tanda yang tergantung dari Stretford Enddi Old Trafford sejak Agustus telah dicopot seiring 'suasana pesta' menyeruak di stadion itu.Old Trafford bersatu kembali, demikian Cryer melaporkan.
Giggs, 40 tahun, terpilih sebagai manajer sementara pada Selasa kemarin, menggantikan David Moyes yang dipecat hanya 10 bulan setelah meneruskan jejak Sir Alex Ferguson sebagai manajer.
Ryan Giggs
Foto : Ryan Giggs (sumber :Folha De S.Paulo)
Manajer tetap?
"Ryan Giggs adalah legenda. Memilikinya sebagai pemegang kendali hingga akhir musim membawa kembali angin positif."
Pendukung Manchester United "Kelegaan yang nyata," kata penggemar MU, John McCormack, 45. "Saya merasa depresi dalam beberapa pekan terakhir dan ini pasti disebabkan oleh United."

"Ryan Giggs adalah legenda. Memilikinya sebagai pemegang kendali hingga akhir musim membawa kembali angin positif. Dewan harus memilih manajer yang tepat nanti, tetapi saat ini setidaknya kami bisa menikmati beberapa pertandingan terakhir."
"Itu sesuatu yang tidak kita punya sepanjang musim ini."
Ferguson pernah menulis sesuatu tentang Giggs dalam autobiografinya: "Ryan sangat bisa menjadi manajer karena dia sangat bijak dan para pemain menghormatinya."
Namun ditanya tentang kemungkinannya menjadi manajer tetap, Giggs menegaskan bahwa dia tidak memiliki pikiran ke arah sana. "Sejujurnya, saya hanya memikirkan tentang Sunderland sekarang," katanya menjelang pertandingan pada Sabtu (03/05) mendatang. "Hanya itu. Di sanalah fokus dan konsentrasi saya berada. Saya tidak mencari apapun di luar itu," sambungnya, seperti dikutip AFP. (BBC Indonesia)


Saturday, April 26, 2014

Meskipun Menang 2 - 1 VS Liverpol, Chelsea tetap di Belakang Arsenal

Unknown     11:27 AM  No comments
foto: sumber BBC Sport facebook
“Chelsea mengakhiri tahun hanya dua poin di belakang pemimpin klasemen Liga Premier, yaitu Arsenal setelah kinerja yang mengesankan melawan tim Liverpool yang kini telah menderita kekalahan liga berturut-turut”

Liverpol berada di depan dalam waktu tiga menit lewat Martin Skrtel mencetak gol terhadap Chelsea, tapi paritas itu tidak bertahan lama, dipulihkan kembali ketika Eden Hazard menyamakannya gol pada menit ke-17.

Chelsea sepatutnya pergi ke depan sebelum jeda ketika Samuel Eto'o menembak merayap di bawah Simon Mignolet, meskipun Liverpol memiliki peluang untuk level.A Mamadou Sakho sundulan membentur mistar gawang, sementara Luis Suarez ditolak apa yang tampak seperti dua banding hukuman kuat dengan pertama John Terry dan kemudian Eto'o menghambat striker.

Terakhir kali kedua belah pihak bertemu, Suarez, dalam kata-kata manajer Brendan Rodgers, mencapai titik terendah dalam karirnya. Rehabilitasi Uruguay sejak ia menggigit lengan Branislav Ivanovic pada bulan April telah luar biasa, dengan striker mencetak 19 gol musim ini.

Namun Chelsea dibelenggu kepala penyiksa Liverpool dalam kinerja yang melihat London outmuscle dan mengalahkan lawan-lawan mereka.

Rodgers 'sisi, yang menduduki puncak klasemen dengan Hari Natal, kini di posisi kelima setelah kalah dengan Manchester City dan Chelsea, dan Merseysiders harus berharap Rodgers dapat membimbing timnya ke kemenangan atas Hull pada Hari Tahun Baru untuk mempertahankan harapan mereka dari top-empat finish.

Liverpool tidak bisa berharap untuk awal yang lebih baik sebagai Skrtel samping kaki di di pos dekat. Bek bereaksi lebih cepat daripada siapa pun di kemeja biru sebagai Suarez mengangguk pada tendangan bebas Philippe Coutinho.

itu adalah tendangan bebas diberikan untuk canggung shin-tinggi mengatasi oleh Eto'o pada Jordan Henderson. Striker itu beruntung lolos tanpa hukuman lebih lanjut dan, jengkel Liverpool, ia kemudian akan pergi untuk membuat kehadirannya terasa dalam beberapa cara. Respon Chelsea untuk pergi di belakang adalah untuk gelombang ke depan tanpa henti.

Gary Cahill pergi fraksi lebar dengan peluru dari header, Hazard memiliki daya tarik penalti ditolak, sedangkan akrobatik menyelamatkan dari Mignolet dicegah Frank Lampard dari menemukan sudut atas.

Tuan rumah mendominasi lini tengah dan ada rasa keniscayaan tentang menyamaratakan Hazard itu. Meskipun, tentu saja, para pengunjung bisa dibersihkan bahaya sebagai lancar Oscar memantul shin Sakho dan jatuh baik ke Belgia, yang secara klinis menemukan sudut atas untuk gol kedelapan musim ini.

Keahlian Hazard dikombinasikan dengan ballast yang disediakan oleh Lampard, David Luiz dan Willian di tengah lapangan memaksa Liverpool ke melewati ruam seperti biasanya.

Tujuan kedua adalah tidak lebih dari Chelsea layak, dengan Oscar memotong kembali menemukan Eto'o, meskipun kiper Liverpool harus ditangani lebih baik dengan Kamerun pertama kali ditembak di tujuan.

Babak pertama menjadi milik Chelsea, tapi, setelah istirahat, Liverpol menunjukkan sekilas dari buih yang telah melihat mereka mencetak 13 gol dalam empat pertandingan terakhir mereka.

Sakho diarahkan terkelupas lulus Jordan Henderson terhadap kayu, sebuah Suarez setengah voli memaksa Petr Cech ke dalam tindakan dan kemudian datang banding penalti pertama sebagai John Terry merangkak di atas Suarez.

Di antara kebingungan peluang Liverpool, Mignolet datang untuk menyelamatkan timnya, mencegah Eto'o dari merebut kedua pertandingan, tapi itu adalah pengunjung yang selesai kuat.


Sebuah peringatan Cech menukik rendah untuk menghentikan Glen Johnson mencelupkan mogok dan, karena permainan mendekati kesimpulan, Eto'o beruntung untuk menghindari hukuman setelah sia-sia melakukan kontak dengan Suarez di dalam kotak.(BBC)

Text Widget

Recent news

About Us